Anda Seorang Stokis? Ikuti Tips Ini dalam Mengelola Barang

Anda mungkin lebih akrab dengan yang namanya reseller dan dropshipper, kan? Sebenarnya, ada satu sebutan lagi untuk orang yang berlaku di bidang ini. Ia adalah stokis. Maksudnya adalah ia seorang distributor yang sudah memenuhi syarat dan disetujui perusahaan dalam melayani ke member lain. Jika Anda adalah ini, baiknya ikuti tips ini dalam kelola barang!

  1. Miliki Gudang Penyimpanan

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memiliki gudang penyimpanan. Hal ini penting untuk menyimpan stok barang yang Anda pegang. Meskipun  bisnis yang Anda jalani terbilang tidak terlalu besar, namun menyiapkan tempat khusus untuk menyimpan barang tetap harus dilakukan.

Jikapun memang belum memadai, tak ada salahnya Anda memiliki paling tidak satu buah etalase, rak gudang dan memanfaatkan beberapa barang seperti kardus untuk menyimpan persediaan barang Anda.

  1. Persiapkan Data Seakurat Mungkin

Poin selanjutnya yang harus Anda lakukan ketika menjadi ini adalah menyiapkan data seakurat mungkin yang berkaitan dengan manajemen. Pastikan Anda sudah menugaskan satu orang khusus yang bertanggung jawab dalam melakukan pencatatan stok yang masuk dan keluar.

Pastikan orang tersebut juga bertanggung jawab dalam melakukan pekerjaannya. Bantu ia dengan program pendukung agar pencatatan yang ia lakukan jadi lebih akurat. Tujuan dari hal ini adalah agar Anda mengetahui lebih dulu data dari periode sebelumnya dan bisa menentukan target pasar serta meramal penjualan pada periode selanjutnya.

Beberapa perusahaan besar sekalipun masih menggunakan cara ini untuk mendapatkan pelanggan. Mereka juga melakukan sistem pre order dan data pesanan yang masuk dijadikan sebagai landasan untuk menentukan persediaan yang akan dibuat. Anda pun harus berdiskusi dengan tim pemasaran untuk menentukan harga persediaan stok yang dibuat.

  1. Membuat Ramalan Persediaan

Maksud ramalan persediaan di sini adalah Anda membuat perkiraan stok barang berupa berapa jumlah persediaan yang dibutuhkan dalam periode penjualan kali ini. Ini bukanlah tahap yang mudah terlebih bila Anda memiliki usaha dengan produk yang bervariasi. Akan sulit menentukan jumlah item yang harus ada.

Namun, perhitungan ini akan jadi lebih mudah bila Anda dibantu dengan sebuah sistem manajemen penjualan dan inventaris yang bagus. Melalui sistem seperti ini, manajemen stok Anda akan lebih mudah dilakukan. Mulai dari pengurangan stok, penambahan stok hingga pemindahan stok bisa dikontrol dengan baik.

  1. Membuat Kode di Setiap Barang

Pemberian kode pada setiap barang juga penting untuk dilakukan. Dengan begitu, pelanggan dan Anda tak akan bingung ketika melakukan transaksi. Jika barang tak diberi kode, maka transaksi yang dilaksanakan pun akan terasa lebih sulit sehingga bisa mengurangi citra perusahaan Anda. Tak hanya itu saja, kode juga membantu Anda menata barang di gudang.

  1. Pisahkan Stok Baru dan Stok Lama

Ini penting juga dilakukan. Mencampurkan stok baru dan lama hanya akan membuat Anda bingung ketika membuat catatan barang. Dengan memisahkannya, Anda bisa menemukan berapa jumlah barang lama yang belum dijual lalu bisa menjualnya lebih dulu agar barang tersebut tak rusak. Ada baiknya, siapkan tempat khusus untuk menghindari barang tercampur.

Nah, itulah beberapa tips yang bisa Anda terapkan dalam mengelola stok barang. Menjadi stokis itu memang gampang-gampang susah. Anda harus pintar dalam mengelola stok barang agar tak salah perkiraan dalam menjualnya. Selain itu, Anda juga wajib melakukan pengecekan barang sebelum disimpan ke gudang untuk tahu adakah barang cacat atau tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *