Asuransi Kesehatan sebagai Jaminan Atas Gaya Hidup Milenial

Salah satu hal yang sering diabaikan oleh kebanyakan milenial adalah pentingnya asuransi kesehatan. Banyak dari mereka yang beranggapan bahwa, usianya yang masih muda, sama sekali belum membutuhkan asuransi kesehatan, toh tubuh mereka sehat-sehat saja. Padahal, mengingat gaya hidup milenial seperti berikut ini, menjadikan asuransi kesehatan sangat penting untuk milenial miliki.

  1. Jajan Sembarangan Tanpa Memperhatikan Nilai Gizi Makanannya

Tak ada yang bisa menolak kelezatan sebuah makanan, apalagi jika untuk mendapatkannya kamu tinggal klik saja. Sebagai bagian dari kaum milenial, saya pun merasakannya. Hampir setiap hari saya belanja makanan, yang dari tampilan dan rasanya sangat menggoda selera. Sama sekali tak saya hiraukan, gizi yang terkandung dalam makanan tersebut, serta efeknya bagi kesehatan saya.

Hasrat untuk belanja makanan ini semakin tinggi, saat aplikasi pesan antar makanan online memberikan diskon khusus untuk konsumennya. Saat seperti ini, biasanya saya kalap untuk membeli beragam makanan yang telah lama saya incar. Tak peduli sehat atau tidaknya, yang penting rasa penasaran saya akan rasa makanan tersebut bisa terjawab dan perut saya jadi kenyang.

Tiba pada suatu waktu, saya memesan mi dengan level kepedasan yang lumayan tinggi. Alhasil, selama berhari-hari, saya mengalami diare dan perut saya terasa sakit luar biasa. Terbayang di benak saya, apa jadinya jika kebiasaan makan saya selama ini membuat kerja usus saya terganggu. Saya tentu harus menjalani pengobatan, untuk memulihkan kembali kondisi tubuh seperti sedia kala.

Pada saat itu, saya sadar bahwa kebanyakan milenial, termasuk saya sendiri, berisiko besar sakit karena kebiasaan makan sembarangan dan tak teratur ini. Jika sudah jatuh sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit, dibutuhkan biaya yang tak sedikit. Cara terbaik untuk tak pusing memikirkan biaya rumah sakit ini, adalah dengan berinisiatif menggunakan asuransi kesehatan.

  1. Memforsir Tubuh untuk Bekerja Tanpa Istirahat dan Juga Begadang

Dengan berpikiran bahwa tubuh saya masih muda dan sehat, sangat sering saya mengabaikan waktu istirahat. Hampir tiap hari saya begadang, baik untuk menyelesaikan pekerjaan atau pun menghibur diri lewat banyaknya konten menarik di dunia maya. Kebiasaan seperti ini tentu bukan hanya saya saja yang melakukannya, namun juga sebagian besar kaum milenial yang ada di luar sana.

Saya tahu benar bahwa kebiasaan buruk seperti ini, dapat menjadi pemicu beragam penyakit. Mulai dari penyakit ringan seperti jerawat, hingga yang berat seperti penyakit jantung. Jika penyakit mulai menjangkiti tubuh, tak hanya kesehatan yang akan menurun, namun juga finansial yang tergerus. Perawatan di rumah sakit tentu butuh biaya yang tak sedikit, apalagi jika penyakitnya lumayan berat.

Setelah saya pikirkan dengan matang, pilihan proteksi atas kesehatan tubuh saya jatuhkan pada asuransi kesehatan. Bukannya saya tak ingin menabung di bank secara biasa. Namun siapa tahu nantinya biaya yang saya butuhkan saat sakit lumayan besar dan tak bisa ditutupi dengan uang yang telah ditabung. Asuransi kesehatan ini merupakan reward atas tenaga tubuh yang sering saya forsir.

  1. Sikap Boros Milenial dalam Membelanjakan Pendapatan Bulanan

Salah satu kelemahan kaum milenial adalah ketidakmampuan untuk mengelola keuangan dengan baik. Gaji yang baru saja diterima, sering kali dihabiskan untuk membeli barang, yang jika dipikir lagi sama sekali tak dibutuhkan keberadaannya. Akibatnya, pendapatan bulanan yang rutin diterima, akan habis begitu saja, tanpa ada yang tersisa untuk dijadikan investasi atau tabungan masa depan.

Saya sendiri pernah berada di fase konsumtif seperti ini. Belanja di sana dan sini, karena mengingat yang saya belanjakan adalah uang hasil kerja keras saya sendiri. Apalagi sekarang, hampir semua barang bisa didapatkan secara online. Belanja bisa saya lakukan lewat ponsel, sambil duduk manis di rumah. Dengan beberapa kali klik saja, barang yang saya beli hanya perlu ditunggu kedatangannya.

Jika kamu sendiri masih menjalankan kebiasaan konsumtif seperti ini, pernahkah terbayang olehmu jika suatu saat kamu jatuh sakit atau mengalami kecelakaan? Jangankan asuransi kesehatan, tabungan pun tak kamu miliki. Betapa susahnya kamu nanti untuk membayar biaya rumah sakit. Kamu harus pinjam ke sana dan sini atau membebani orang tua yang seharusnya hidup tenang di masa tuanya.

Hal berbeda akan terjadi, jika kamu berinisiatif untuk membeli asuransi kesehatan sedari dini. Sisihkan sedikit penghasilan bulanan, untuk membayar premi asuransi yang jumlahnya tak akan mengurangi pendapatan dalam jumlah besar. Anggap saja ini sebagai tabungan, yang hasilnya bisa kamu dapatkan saat sakit nanti, disertai dengan bonus berkali-kali lipat lebih banyak jumlahnya.

  1. Tak Kerasan dan Suka Gonta-Ganti Pekerjaan

Kaum milenial dikenal sebagai tipe orang yang tak kerasan dalam satu bidang pekerjaan saja. Makanya, tak mengherankan jika setelah satu atau dua tahun, para milenial memutuskan untuk resign dan mencari pekerjaan baru, dengan gaji yang lebih menarik tentunya. Saya sendiri memiliki teman seperti ini, yang memutuskan untuk berhenti, walau belum ada pekerjaan pasti yang menanti.

Jika sebelumnya asuransi kesehatan diberikan oleh perusahaan tempat ia bekerja, maka saat ia berhenti asuransi itu otomatis akan hilang. Jika sekiranya di fase jobless tersebut, ia mendapatkan kemalangan seperti sakit atau kecelakaan, semua biaya perawatan nantinya akan ia tanggung sendiri. Apalagi jika tak ada tabungan, maka ia akan sangat kesulitan untuk membayar biaya rumah sakit.

M!Protection, Asuransi Kesehatan Khusus Milenial dari Sequis

Membaca paparan di atas, kamu tentu semakin sadar akan pentingnya asuransi kesehatan, walau usiamu masih tergolong muda. Agar nantinya tak luntang-lantung dan malah membebani orang tua karena penyakit yang mungkin kamu derita di masa depan, gunakanlah asuransi kesehatan. Bagi para milenial, saya sendiri menyarankan untuk menggunakan asuransi kesehatan M!Protection dari Sequis.

M!Protection merupakan produk asuransi kesehatan terbaru dari Sequis, yang ditujukan khusus untuk kaum milenial. Asuransinya dirancang sedemikian rupa, agar bisa cocok dengan gaya hidup milenial. Bukan hanya biaya rumah sakit, cacat total dan tetap, disabilitas, dan penyakit kritis yang akan ditanggung. M!protection juga memberikan pertanggungan atas penyakit mental, seperti OCD, skizofrenia, dan bipolar.

Untuk mendapatkan perlindungan menyeluruh seperti ini, premi yang harus dibayarkan pun lumayan terjangkau, cocok dengan pendapatan milenial. Terdapat tiga premi plan yang tersedia. Pertama, tipe starter dengan premi mulai Rp380.000 per tahun. Kedua, tipe moderate dengan premi mulai dari Rp525.000 per tahun, dan terakhir, tipe advanced dengan premi mulai dari Rp1.300.000 per tahun.

Gaya hidup milenial yang konsumtif, serta tak begitu memperhatikan kesehatan makanan yang dikonsumsi, merupakan alasan kuat mengapa asuransi kesehatan dibutuhkan. Dengan memilih asuransi kesehatan Sequis, berarti kamu mempersiapkan masa depan yang lebih untuk dirimu. Tak hanya itu, kamu juga akan belajar mengelola keuangan, dengan menyisihkan pendapatan untuk berlangganan asuransi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *