Penuhi 8 Syarat Ini Untuk Bisa Mendapatkan Dana Cepat

Adanya pinjaman dana cepat dari kredit tanpa agunan yang sekarang ini sudah mudah didapatkan, tentu sangat membantu Anda yang kebetulan sedang membutuhkan pinjaman secepat mungkin. Tanpa adanya barang atau aset penting yang harus dijadikan sebagai jaminan, proses peminjaman uang pun semakin mudah. Cukup penuhi syarat-syarat berikut agar permintaan peminjaman Anda bisa diterima.

  1. Terdaftar Sebagai Warga Negara Indonesia

Umumnya, bank yang menawarkan KTA di Indonesia hanya memberikan pinjaman bagi penduduk Indonesia saja. Jadi, jika Anda ingin mengajukan KTA, Anda harus merupakan seorang warga negara Indonesia (WNI). Hal ini dibuktikan melalui tanda pengenal yang dimiliki, seperti KTP atau paspor. Ini berlaku untuk semua peminjam, baik itu karyawan, wirausahawan, atau pun profesional.

Selain terdaftar sebagai WNI, tempat Anda berdomisili juga harus berada di dalam wilayah negara Indonesia. Jika Anda seorang WNI, namun kebetulan tidak sedang tinggal di Indonesia, KTA yang Anda ajukan akan otomatis ditolak. Jika kebetulan Anda pindah alamat, segera urus perubahan informasi di KTP Anda, agar nantinya tak ada kekeliruan dalam memasukkan data.

  1. Usia Minimum 21 Tahun, Usia Maksimal 55 Tahun

Untuk bisa menikmati dana dari pengajuan KTA, Anda harus memenuhi batasan umur bagi setiap peminjam. Usia minimal untuk bisa mendapatkan pinjaman dana adalah 21 tahun, sedangkan usia maksimalnya adalah 55 tahun. Pemilihan rentang usia ini terbilang tepat guna, karena pada di rentang usia ini umumnya pengeluaran masyarakat cenderung besar.

Selain mengingat banyaknya pengeluaran di rentang usia tersebut, peminjam yang sudah berusia 21 tahun ke atas dianggap sudah matang pola pikirnya. Jadi, dia sudah tahu apa saja kewajiban yang harus dia lakukan setelah melakukan peminjaman. Dia pun mengerti bahwa ada konsekuensi yang akan dia terima, jika tak mengangsur pinjaman dengan semestinya.

  1. Sediakan NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak Pribadi

Pada saat mengajukan pinjaman KTA, Anda harus menyediakan fotokopi NPWP pribadi Anda. Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan bahwa tak ada lagi tanggungan pajak yang harus Anda bayarkan. Selain itu, jika kebetulan Anda belum memiliki NPWP, sebaiknya segera urus kepemilikannya jauh-jauh hari, sebelum Anda mengajukan permohonan untuk KTA.

 

  1. Menerima Penghasilan Tetap Tiap Bulannya

Walau tak dibutuhkan aset untuk dijadikan sebagai jaminan saat meminjam uang, bukan berarti semua orang bisa mendapatkan KTA begitu saja. Agar permohonan peminjaman dana cepat bisa diterima bank, maka si peminjam harus memiliki penghasilan tetap setiap bulannya. Bagi karyawan dan profesional yang mengajukan KTA, wajib melampirkan slip gaji mereka.

Dua faktor penting yang dianggap sebagai penentu batas minimal penghasilan ini adalah, kebijakan internal bank dan UMR di daerah peminjam berdomisili. Jadi, jangan heran jika batas minimum penghasilan untuk mengajukan KTA antara satu daerah, dengan daerah lainnya akan berbeda. Makin tinggi UMR, kemungkinan batas minimalnya juga akan makin tinggi.

Jika penghasilan Anda kebetulan masih di bawah UMR, maka kemungkinan permohonan KTA Anda akan ditolak oleh pihak bank. Pihak bank tentu beranggapan bahwa, Anda akan kesulitan untuk mengangsur pinjaman, karena penghasilan Anda belum mencukupi standar penghasilan.  Jadi, walau sudah menerima gaji tetap per bulan pun, belum menjamin pinjaman Anda diterima.

  1. Surat Keterangan Kerja Bagi Karyawan dan Profesional

Bagi Anda yang merupakan seorang karyawan atau profesional, Anda harus melampirkan surat keterangan kerja. Surat ini harus dikeluarkan oleh instansi tempat Anda bekerja, sebagai tanda bahwa Anda masih aktif bekerja di sana. Hal ini untuk meminimalisir kemungkinan bahwa Anda sudah dipecat, sehingga Anda tak memiliki lagi penghasilan tetap setiap bulannya.

  1. Akta Pendirian Usaha Bagi Para Wirausahawan

Berbeda dengan karyawan dan profesional, wirausahawan yang mengajukan permohonan KTA harus melampirkan akta pendirian usahanya. Jenis usaha yang dikerjakannya harus jelas dan mendapat izin resmi untuk beroperasi. Akta pendirian usaha ini dilengkapi juga dengan NPWP tempat usaha, serta salinan laporan keuangan dari tempat usaha yang didirikan.

  1. Tanda Izin Praktik Bagi Para Profesional

Bagi para profesional yang kebetulan mengajukan permohonan KTA, harus melampirkan surat izin praktik profesionalnya. Syarat ini mudah dipenuhi, karena untuk bisa bekerja di suatu tempat, tentu mereka sudah harus memiliki surat izin praktiknya terlebih dahulu. Tanpa adanya surat izin praktik, maka akan sulit bagi para profesional untuk mendapatkan pinjaman dana.

 

  1. Tagihan Kartu Kredit Terakhir

Jika kebetulan Anda memakai kartu kredit, Anda harus menyertakan juga Salinan tagihan kartu kredit terakhir Anda. Melalui salinan ini, pihak bank akan melihat besaran pengeluaran yang mungkin Anda lakukan. Jika pihak bank merasa penghasilan dan pengeluaran Anda tidak seimbang, maka kemungkinan pinjaman dana tidak akan diberikan.

Jika Anda sudah merasa memenuhi syarat di atas dan ingin mendapatkan KTA, langsung saja kunjungi Cekaja.com. Cekaja.com merupakan situs yang bisa membantu Anda mengajukan pinjaman KTA secara online dan membantu memilihkan bank penyedia KTA terbaik untuk Anda. Tunggu apa lagi, secara kunjungi https://www.cekaja.com/kredit!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *